Welcome to Rafael Tan FCL ^^

Jumat, 28 September 2012

Sinopsis CINTA CENAT CENUT 3 - eps 1 "Be Ready for Romantic Stories"


 Rafael, Rangga, Bisma, Morgan, Ilham, Reza dan Dicky kini belajar memegang  peruhahaan mereka sendiri yaitu SM*SH enterprise. Disamping kesibukan mereka kuliah dan juga bernyanyi , mereka pun mendirikan cabang perusahaannya dibidang management artis, yaitu SM*SH Entertainment. Kepemimpinan SM*SH Entertainment dipegang oleh Bisma Rusdiantoro. Namun dibalik itu, ada managemen lain yang merasa tersaingi oleh berdirinya managemen baru ini. Dia adalah Amba Entertainment dengan Dewi Amba -Amba- (Franda) sebagai pemimpinnya. Sejak SM*SH Entertainment berdiri, semua artis Amba pindah ke managemen SM*SH. Hal ini membuat Amba kesal dan marah. Ia bahkan menemui Bisma dan melabraknya secara langsung. Dan ini yang memicu perseteruan antara Bisma dan Amba.

Disamping itu, ada Rangga Rusdiantoro yang mengalami kepahitan. Keinginannya untuk melamar Gladis (Eriska Rein) kekasihnya terpaksa sirna karena Gladis yang jatuh miskin tak ingin berhubungan lagi dengan Rangga dan keluarga Rusdiantoro. Ditengah masalahnya dengan Gladis, Rangga lalu bertemu dengan seorang gadis bernama Krasnaya Martantyo -Naya- (Oxcel). Kehadiran Naya akan memicu cinta segitiga diantara Rangga, Gladis dan Naya.

Sementara itu, ada Morgan yang tampak berubah drastis sejak kematian kekasihnya, Hime. Morgan jadi pemberontak bahkan senang melampiaskan kemarahannya dengan berantem. Hal ini membuat anak-anak SM*SH sangat menghawatirkan keadaannya. Disamping itu, Dicky yang tak pernah percaya dengan tahayul dan hal sejenis lainnya, mulai merasa terganggu dengan penemuan foto seorang gadis misterius yang selalu ditemukannya walau foto itu sudah dibuang berulang kali. Siapa sebenarnya gadis di foto tersebut? Dan apa hubungannya dengan Dicky? Reza, Rafael dan Ilham juga akan menghadapi berbagai konflik di episode-episode berikutnya.

Tayang, Hari Ini (Jumat, 28 September 2012) pk. 19.00 WIB hanya di TRANS TV

Rabu, 12 September 2012

Tak Mau Seperti PSY, SM*SH Tak Ingin Terkenal (Hanya) Karena Goyangan


"GANGNAM Style" yang dipopulerkan PSY menjadi virus yang dengan cepat menyebar dan menjadi buah bibir, bahkan di kalangan selebritis dunia.
Kendati terbukti cukup ampuh, anak-anak SM*SH ternyata tak mau meniru jejak PSY untuk membuat goyangan spektakuler untuk bisa terkenal.
"Enggak sih, kami kan lebih menekankan di vokal dan lirik," kata Rafael, saat ditemui di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Sabtu (8/9) lalu.
Hal senada diungkapkan oleh Morgan. Menurutnya, selama ini SM*SH memang lebih dikenal lewat lagu-lagunya dan lirik yang mudah diingat.
"Kalau SM*SH ciri khasnya memang di situ. Kayak ′Cinta Cenat Cenut′ kan yang diingatnya ′You know me so well′," jelasnya.

SMASH Tak Ingin Latah Tiru Artis Asia

Sebagai boyband Indonesia, SM*SH berusaha keras memanjakan fans dengan musikalitas, termasuk dengan lagu dan performance mereka. Namun SM*SH tidak mau menirukan koreografi penyanyi K-Pop yang terkenal di tanah air. Salah satunya adalah PSY. SM*SH mengaku tidak ingin menirukan tarian "Gangnam Style" PSY yang akhir-akhir ini sangat populer.

"Kalau bikin (goyangan) nggak sih. Kami kan lebih menekankan di vokal dan lirik," kata Rafael Tan. Boyband asal Bandung ini juga mengaku sudah mengetahui tarian "Gangnam Style" sejak tiga bulan lalu.

"Jadi memang jangan dianggap remeh kalau sekarang orang-orang Asia bisa terkenal di dunia," timpal Morgan Oey. "Kayak 'Cinta Cenat Cenut', kan yang diingatnya 'You Know Me So Well'."

Personel SMASH Ikut Kena Virus "Gangnam Style"


"GANGNAM Style" yang dipopulerkan oleh PSY tengah mewabah. Para personel SM*SH pun ikut tergoda untuk menjajal goyangan unik nan kocak itu.
Di hadapan wartawan usai manggung di acara HUT Ke-22 SCTV, Minggu (9/9) dini hari, Rangga, Bisma, Rafael, Dicky, Morgan, Reza, dan Ilham, sempat mempraktikkan gaya PSY.
"Itu (Gangnam Style) sebenarnya muncul sejak tiga bulan yang lalu. Tapi baru-baru ini aja terkenalnya di sini," kata Bisma.
Bisma mengakui keunikan dari Gangnam Styel yang mirip seperti gerakan saat menunggang kuda itu.
"Kalau shuffle itu kan salah satu genre dari dance ya. Sementara kalau Gangnam Style ini memang cuma koreo. Sampai 137 juta orang kalau enggak salah yang nontonnya (di YouTube)."
Berangkat dari Asia, Gangnam Style akhirnya bisa mendapat tempat di Amerika dan Eropa. Fakta ini menjadi kebanggan tersendiri buat Morgan.
"Jadi jangan dianggap remeh kalau sekarang orang-orang Asia bisa terkenal di dunia," ujarnya.


Selasa, 11 September 2012

OMG! SMASH Ganti Kostum di atas Panggung

OMG! SMASH Ganti Kostum di atas Panggung
Sebagai boyband papan atas, professionalitas SMASH di atas panggung agar tampil prima sudah menjadi tuntutan. Bukan sekedar nyanyi dengan kekompakan koreografi, kostum juga cukup menentukan kesuksesan boyband ini.
Khusus untuk kostum seperti diakui boysband yang dipunggawai Bisma, Rafael, Rangga, Morgan, Ilham, Reza, dan Dicky, tidak selalu punya waktu untuk berganti kostum di ruang artis. Pernah, karena kepepet, mereka terpaksa berganti pakaian di pinggir pangung.
"Sudah biasa. Sering ganti bajunya di atas panggung, di depan penonton," cerita Rafael, ditemui usai tampil di acara HUT Ke-22 SCTV kemarin lusa.
Meski awalnya, terkesan repot. Namun lama kelamaan mereka jadi terbiasa. "Kami punya tim solid. Satu orang ngurus satu baju. Jadi cepat sekali," terang Morgan